Pindah ke WordPress 2.6.3

Alhamdulillah, akhirnya wordpress ku dah pindah ke versi 2.6.3. Belum tau juga, kelebihan dan kekurangan pada versi ini. Yang jelas sekarang aq malah jadi bingung…versi 2.6.3 belum ada seminggu diluncurkan, tp besok tanggal 10 November 2008 (klo ga salah c..) wordpress 2.7 keluar. Lha rada ‘muspro’ leh ku ngupdate,,masa harus ngupdate lageee? heuh..
Tak cari2 review yg versi 2.7, akhirnya dapet. Niy dah ikutan tak posting klo mau baca, walaupun dalam bahasa inggris ;)

Visual Design of WordPress 2.7

It’s finally here, the moment you’ve all been waiting for! The long months of your tolerance and forbearance as you suffered through the inelegance of our hacked-together, leftover Crazyhorse interface are almost at an end. (Was it really that painful?)

The visuals you have been craving are finally finished enough to show, and have been approved by the lead developers. We hope you like them. Mad props to Matt Thomas and Andy Peatling for their visual talents. You can expect these designs to be extended to the rest of the 2.7 screens and implemented over the coming weeks.

So now that we finally nailed down the look, how’s it going to work? The menu system in particular has been the topic of discussion on the hackers and testers lists, so I thought I would take this opportunity to explain how we plan for it to work. As you know, one of the goals of 2.7 was to reduce the necessity to load new screens just to access sub-navigation menus; we wanted the most-used screens to be within a click or two at most. If you’ve been using the nightly builds, you got used to the arrow controls that allowed you to expand and contract the menus. Then you got used to the box-style with icons that not only opened and closed vertically, but could be minimized horizontally as well, leaving a remnant of icons to provide a kind of “advanced mode,” though you don’t need to be particularly advanced to use it. Now that we have real button styles (the icons are still placeholders, and we hope to have some new ones soonish), we’ve nailed down the menu functionality.

Read the rest of this entry »

Jalan-Jalan Malem

Untuk pertamakalinya, sadaco (ex.Satu Dua SMA N 1 Jogja) jalan-jalan di malam hari. Emm…asik juga..

Tujuan pertama yaitu Altar (Alun-alun Utara). Karena gerimis, jadi kami ga bisa berlama-lama di Altar..cuma bisa poto2 bentar

Dari Altar dilanjutin ke Plengkung Gading. Dengan membuang rasa malu dan tentunya masih menutupi kemaluan, akhirnya kami bisa poto2 dengan pedenya di atas Plengkung Gading, padahal dibawah Plengkung banyak pengendara motor yang terpaksa dengan “tuma’ninah” ngliatin :D

Read the rest of this entry »

wonolelo,171819OKT

woahaha,,

Tanggal 17,18,19 Oktober kemaren menjadi 3 hari yang panjang banget. Ikutan acara makrab anak2 08 (Elins Planet) di Wonolelo.

Perjalanan berangkat :

dihadang kabut tebal dan ditemani gerimis tipis, yang tentunya bikin badan serasa berada di dalam freezer.

Di sana :

ngecamp, masak2, bobo’, nyanyi2 bareng, outbond, GOJEK KERE…yang lebih terkenal dalam bahasa Jepangnya yaitu forum “MODARO” :D

selain itu, photo2 wajib dilakukan disana..Mengapa??? karena itu merupakan kewajiban orang yang NARCIS dan kurang kerjaan!!

ini salah satu hasilnya :

malem2, dingin2, belum makan, ada kamera…ya photo aja :D

Perjalanan pulang :

guyuran air dari atas sana..apa itu? HUJAN T.T

dari TKP (wonolelo) sampe perbatasan DIY-Jateng diguyur hujan lebat. Apa daya cuma pake motor dan selembar ponco model BATMAN, badan jadi basah kuyup semua.

Tapi setiap kejadian pasti akan menjadi cerita, dan cerita akan jauh lebih indah jika diungkapkan dengan CINTA

hahahaha :D

namanya Masangin!

Jogja adalah satu kota yang sangat kental akan budayanya. Sampai sekarang masih terdapat berbagai macam budaya, yang masih sering dilakukan oleh warga Jogja. Salah satunya adalah Masangin…

Masangin (masuk antara dua beringin) adalah suatu budaya yang sekaligus dapat dianggap sebagai permainan, yaitu berjalan melewati dua pohon beringin yang ada di Alun-alun Selatan Kraton dengan keadaan mata tertutup. Permainan ini sangat atraktif sekali, karena pemainnya harus berjalan sejauh kurang lebih 50 meter dengan keadaan mata tertutup, menuju daerah antara dua pohon beringin dan kemudian melewatinya. Selain itu, seseorang yang bisa melewati dua beringin ini diyakini memiliki hati yang tulus dan jujur ( hwahaha..aku bgt :D )

Belum lama, saya juga sempat mencoba permainan ini. Trial pertama langsung gagal, sebelum mencapai beringin saya sudah berbelok arah dan semakin menjauhi dua beringin tersebut,,hahaha. SiaLzz. Baru di Trial ke-2 akhirnya saya berhasil melakukannya ;) . Saya bisa dengan lancar melewati dua pohon beringin itu..dan saya PUASSS :D

Sebenarnya, letak kesulitan permainan ini adalah pada konsentrasi pikiran. Kalau kita bisa konsentrasi dengan baik, dan yakin kita bisa berjalan dengan lurus ke depan, maka permainan ini bisa dengan mudah dilakukan.

wanna try?? ;)

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes